

Bandung, 6 Mei 2026 — Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera (FTIK ITERA) melaksanakan kunjungan akademik ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka pembahasan dan penjajakan Program Fast Track Sarjana–Magister. Kegiatan ini berlangsung pada 4–6 Mei 2026 di Kampus ITB dengan melibatkan sejumlah fakultas mitra, yaitu Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL), Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), serta Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB).
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis FTIK ITERA dalam meningkatkan kualitas lulusan, memperluas akses pendidikan lanjutan, serta membuka peluang implementasi program fast track yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister secara lebih cepat dan terintegrasi. Melalui kegiatan ini, FTIK ITERA melakukan benchmarking terhadap sistem pendidikan, kurikulum, dan tata kelola program fast track yang telah dikembangkan ITB.


Program yang dibahas mencakup skema integrasi jenjang Sarjana–Magister melalui Program Integrasi Sarjana Magister (PISM) dan Jalur Kuliah Sarjana Magister (JKSM). Dalam skema tersebut, mahasiswa berpotensi mengikuti pengumpulan kredit magister sejak jenjang sarjana, sehingga masa studi dapat dipercepat melalui penyelarasan kurikulum dan pengakuan kredit akademik.
Dekan FTIK ITERA menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, program studi, dan institusi. Bagi mahasiswa, program fast track membuka peluang percepatan studi sekaligus meningkatkan kesiapan akademik untuk melanjutkan ke jenjang magister. Sementara bagi dosen dan program studi, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan kurikulum terintegrasi.


Dalam kunjungan tersebut, FTIK ITERA dan ITB membahas pemetaan sejumlah program studi FTIK ITERA dengan fakultas tujuan di ITB. Program studi yang terlibat antara lain Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Geomatika, Arsitektur, Teknik Lingkungan, Teknik Kelautan, Desain Komunikasi Visual, Arsitektur Lanskap, Teknik Perkeretaapian, Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, dan Pariwisata. Masing-masing program studi dipetakan dengan fakultas ITB yang memiliki kesesuaian bidang keilmuan.
Agenda kunjungan meliputi diskusi kebijakan tingkat institusi, pemaparan sistem fast track ITB, diskusi teknis program studi, identifikasi isu dan potensi kerja sama, serta penyusunan rencana implementasi. Pembahasan juga mencakup penyelarasan kurikulum, persyaratan akademik, skema credit earning, peluang joint supervision, riset bersama, serta potensi tindak lanjut kerja sama dalam bentuk MoU atau MoA.
Melalui kegiatan ini, FTIK ITERA menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui model pembelajaran terintegrasi yang mendukung efisiensi masa studi dan peningkatan kompetensi lulusan. Penjajakan program fast track bersama ITB juga menjadi bagian dari upaya ITERA dalam memperkuat jejaring akademik dengan perguruan tinggi nasional terkemuka. Sebagai tindak lanjut, FTIK ITERA akan melakukan koordinasi internal bersama program studi terkait untuk menyiapkan penyelarasan kurikulum, pemetaan mata kuliah, penyusunan skema teknis, serta dokumen kerja sama yang diperlukan. Diharapkan, program ini dapat segera diimplementasikan secara bertahap dan menjadi salah satu terobosan akademik FTIK ITERA dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.


No Responses