DOSEN PRODI ARSITEKTUR INSITUT TEKNOLOGI SUMATERA MEGIKUTI PELATIHAN ASESOR SKK ARSITEK LSP SARSI (BNSP)

Pelatihan Asesor Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Arsitek yang diselenggarakan oleh LSP Sarsi sukses digelar pada 21–24 April 2026 di Universitas Tarumanagara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga asesor di bidang arsitektur di Indonesia. Pelatihan tersebut diikuti oleh para arsitek dari berbagai institusi dan daerah, yang memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam sistem sertifikasi profesi nasional.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi komprehensif terkait prinsip dan metodologi asesmen berbasis kompetensi, penyusunan perangkat uji, hingga praktik langsung dalam melakukan proses penilaian. Pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga memperkuat kemampuan praktis peserta dalam menjalankan peran sebagai asesor yang objektif, kredibel, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Ar. David Ricardo, S.T., M.T., IAI, yang hadir sebagai perwakilan dari Institut Teknologi Sumatera. Keikutsertaan beliau menunjukkan komitmen aktif institusi pendidikan tinggi dalam mendukung penguatan sistem sertifikasi profesi arsitek di Indonesia, sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang arsitektur.

Dalam rangkaian kegiatan pelatihan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti proses asesmen yang ketat, meliputi evaluasi pemahaman materi, penyusunan perangkat asesmen, serta simulasi praktik penilaian kompetensi. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap calon asesor benar-benar memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional.

Berdasarkan hasil evaluasi akhir, Ar. David Ricardo, S.T., M.T., IAI dinyatakan “Kompeten” sebagai asesor SKK Arsitek. Pencapaian ini menjadi bukti atas dedikasi dan kapasitas profesional yang dimiliki, sekaligus memperkuat posisi beliau sebagai bagian dari tenaga ahli yang berkontribusi dalam menjaga mutu dan integritas proses sertifikasi profesi arsitek di Indonesia.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak asesor yang memiliki kompetensi unggul dan mampu menjalankan tugas secara professional dengan standar BNSP tentunya. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendorong terciptanya sistem sertifikasi yang kredibel, transparan, dan berdaya saing, sehingga profesi arsitek Indonesia dapat terus berkembang dan diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *