FTIK ITERA menyelenggarakan The 2nd International Conference on Infrastructure and Technology for Regional Advancement (ICITERA 2026) di Aula GKU2 ITERA, Kamis–Jumat, 24–25 September 2026. Konferensi internasional ini mengangkat tema “Navigating Innovative Infrastructure for Social Impact” dan menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan infrastruktur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
ICITERA 2026 mempertemukan peserta dan akademisi dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ICITERA 2024 dan melibatkan sejumlah institusi sebagai co-host, yaitu Central South University, China; Universiti Teknologi PETRONAS, Malaysia; Universitas Indonesia; dan Universitas Pendidikan Indonesia, dengan lebih dari 60 presenter dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Asia.
“ICITERA 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan inovasi teknologi dan rekayasa dengan kebutuhan nyata masyarakat serta mendorong dampak sosial yang lebih luas.”
Pada hari pertama, agenda konferensi diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan sesi keynote yang menghadirkan Prof. Yi Wang dari Central South University, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Raza Ul Mustafa dari Universiti Teknologi PETRONAS, Prof. Ibnu Syabri, B.Sc., M.Sc., Ph.D. dari ITERA, serta Prof. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D. dari ITERA. Topik yang dibahas mencakup struktur bangunan berkelanjutan, infrastruktur tangguh iklim, kecerdasan spasial untuk pertumbuhan berkeadilan, serta sistem peringatan dini berpusat pada masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan parallel session yang berlangsung secara daring dan luring untuk mempresentasikan hasil penelitian para peserta.
Pada hari kedua, konferensi menghadirkan sesi pleno dengan pembicara undangan, termasuk Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T. yang membahas Passive Cooling Infrastructure for Climate Resilience dan Irene Sondang Fitrinitia, Ph.D. dengan topik Adaptive Social Protection & Spatial Resilience. ICITERA 2026 juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi internasional. Melalui sesi pleno dan presentasi paralel, konferensi membahas berbagai isu mulai dari Digital Earth & Spatial Intelligence, Sustainable Built Environments & Aesthetics, Resilient Urban Systems & Regional Growth, Future Infrastructure & Mobility, hingga Resource & Environmental Management.
Penyelenggaraan ICITERA 2026 diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, mendorong pengembangan solusi inovatif, serta memperkuat kolaborasi akademik dalam bidang infrastruktur dan teknologi untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.