Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) menyelenggarakan seminar konstruksi dengan tema “Mewujudkan Proyek Konstruksi yang Berkualitas.”

Lampung Selatan – Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) menyelenggarakan seminar konstruksi dengan tema “Mewujudkan Proyek Konstruksi yang Berkualitas.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (20/05/2024) di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 2, Institut Teknologi Sumatera. Seminar dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si. dan mengundang 3 narasumber terkemuka dan berkompeten di bidangnya.

Narasumber yang pertama yaitu Prof Dr. Manlian Ronald A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min,. IPU,. ASEAN Eng. merupakan Pengurus Bidang V LPJK Kementerian PUPR RI. Pada seminar kali ini, beliau memaparkan materi tentang peran tenaga kerja konstruksi (TKK) kompeten dan badan usaha jasa konstruksi profesional dalam penyelenggaran konstruksi berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa untuk mewujudkan proyek konstruksi yang berkualitas dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten. Klasifikasi jenjang sertifikasi untuk mahasiswa yang belum lulus bisa mengikuti jenjang 3, 4, 5 dan 6 serta untuk dosen bisa mengikuti jenjang 7, 8 dan 9.

“Dibutuhkan bukti kompetensi pekerja dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). Proyek konstruksi merupakan proyek yang memiliki resiko yang besar sehingga membutuhkan perlakuan yang tepat salah satunya melalui program Sertifikat Kompetensi Kerja yang telah diatur oleh pemerintah melalui LPJK.”

Kemudian narasumber kedua yaitu Bapak Ir. Napoli Situmorang, M.T., M.H., IPM., ASEAN Eng. Yang merupakan Komisaris Utama PT. Tirtha Wandhira Utama. Beliau menyampaikan materi tentang perspektif pelaku konstruksi.

“Dibutuhkan peran pelaku konstruksi melalui program praktisi mengajar untuk menyampaikan dan menyelaraskan ilmu yang dipelajari dengan penerapan di lapangan.”

Selanjutnya narasumber yang ketiga adalah Bapak Dr. Ir. Rajiman, S.T., M.T., M.M., IPM., ASEAN Eng. Sebagai Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Bandar Lampung. Beliau memaparkan materi tentang Inovasi dan Teknologi Dibalik Beton Precast. Menurut beliau, beton precast mempunyai keunggulan berupa efisiensi waktu dan biaya, kualitas yg lebih tinggi, keseragaman, ketahanan, dan fleksibilitas tinggi akan tetapi memerlukan ketelitian, keahlian dan teknologi yang memadai.

Seminar kontruksi ini bertujuan memberikan pengetahuan baru bagi para peserta mengenai teori konstruksi dan penerapannya di lapangan sehingga harapannya generasi muda dapat mewujudkan berbagai proyek konstruksi guna mendukung pembangunan di Indonesia secara berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *