Seminar Keprofesian FTIK Itera: Mahasiswa Pahami Dunia Rekayasa Lepas Pantai Dengan Pendekatan Desain Dan Teknologi Fondasi Laut

Lampung, 28 November 2025 – Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera menyelenggarakan seminar keprofesian dengan tema “Application of Suction Pile Foundation for Offshore Fixed Platform” pada Jumat (28/11), di Aula Gedung Kuliah Umum Itera. Kegiatan ini menghadirkan Heru Fahrudin, S.T., Deputy Head of Structural Department sebagai narasumber utama.

Seminar dibuka oleh pembawa acara dengan pemutaran video safety induction, dilanjutkan dengan pembacaan visi-misi Itera dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta Mars Itera. Kegiatan diikuti oleh 264 orang dari berbagai program studi di FTIK kemudian diawali dengan laporan pelaksanaan oleh Elsa Rizkiya Kencana, S.T., M.Sc., selaku Ketua Pelaksana, yang menekankan pentingnya kegiatan keprofesian sebagai media penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa.

Dekan FTIK Itera, Ar. Roy Candra P. Sigalingging, M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyatakan bahwa seminar ini merupakan upaya fakultas untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri. “Mahasiswa perlu memahami perkembangan terkini di dunia rekayasa lepas pantai, termasuk pendekatan desain dan teknologi fondasi laut seperti suction pile yang semakin banyak diterapkan,” ungkapnya.

Dalam sesi pemaparan, narasumber, Heru Fahrudin, S.T., menjelaskan konsep, mekanisme kerja, serta pertimbangan desain suction pile foundation pada offshore fixed platform. Heru juga menyoroti berbagai standar internasional seperti API dan DNVGL, serta membahas studi kasus dari proyek-proyek aktual yang pernah ia tangani. “Penguasaan dasar teori perlu diimbangi dengan pemahaman lapangan, karena lingkungan laut memiliki kompleksitas tinggi yang menuntut ketelitian desain,” jelas Heru dalam pemaparannya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari Program Studi Teknik Kelautan Itera. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang interaktif, dengan berbagai pertanyaan teknis terkait analisis struktur, stabilitas fondasi, hingga prospek karier di bidang offshore engineering. Menurut Moderator, Mochammad Fathurridho Hermanto, S.T., M.T., diskusi semacam ini penting untuk membangun rasa ingin tahu dan keberanian akademik mahasiswa. Sebanyak 9 mahasiswa bertanya pada kegiatan ini dan terdapat 2 penanya terbaik.

Pada penutupan sesi, panitia menyerahkan plakat apresiasi kepada narasumber sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya. Ketua pelaksana menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai upaya memperluas wawasan mahasiswa terhadap tantangan nyata di dunia kerja. Melalui seminar ini, FTIK Itera menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknik kelautan dan rekayasa lepas pantai, serta memperkuat kolaborasi dengan praktisi industri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *