Program Studi Arsitektur Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera telah melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Department of Architecture, The University of Kitakyushu, Jepang. Penandatanganan dilakukan oleh Koordinator Program Studi Arsitektur ITERA Dr. Eng. Rendy Perdana Khidmat, S.Pd., M.Eng. IAI, dan dari pihak The University of Kitakyushu diwakili oleh the Head of the Department of Architecture, Professor Bart Dewancker, Professor Gao Weijun, dan Professor Hiroatsu Fukuda. Selain itu, pada acara penandatanganan MoA yang dilakukan di kampus The University of Kitakyushu, Faculty of Environmental Engineering, Hibikino Campus, pihak ITERA juga dihadiri oleh Wakil Rektor II ITERA Dr. Rahayu Sulistyorini, M.T., perwakilan Unit Perencanaan dan Project Manajemen Unit ITERA Sdri. Lilis Kurniawati, S.E., M.M., dan Dheni Saputra, S.T., M.T.
Adapun lingkup MoA meliputi kegiatan pertukaran dari mahasiswa sarjana, mahasiswa tingkat master dan doktor, juga pertukaran dosen. Selain itu dengan adanya perjanjian ini, dimungkinkan untuk melakukan kolaborasi riset pada bidang arsitektur dan disiplin terkait lainnya dengan pembiayaan dari masing-masing pihak, serta kolaborasi dalam penulisan artikel ilmiah dan publikasi internasional. Dengan adanya MoA dan perjanjian kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di lingkungan Program Studi Arsitektur ITERA sekaligus dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika ITERA pada umumnya.

Di waktu terpisah, proses kerjasama Program Studi Arsitektur ITERA dengan Department of Architecture, The University of Kitakyushu dilanjutkan dengan keikutsertaan mahasiswa Prodi Arsitektur ITERA pada program The University of Kitakyushu Student Exchange Research Program (UKSERP) 2023. Empat mahasiswa ITERA atas nama Safana Rizkika, Muhammad Ridho Saputra, Syifa Khalishah Husna, dan Wahyu Sony Ardiyansah, akan mengikuti program student exchange selama satu tahun di Kitakyushu.
Kegiatan UKSERP 2023 ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara diantaranya China, Malaysia, Vietnam, Taiwan, Thailand, dan Indonesia, serta memiliki berbagai macam kegiatan yang diantaranya adalah perkuliahan, pelaksanaan peneliyang akan dilakukan oleh mahas tian, student design competition, workshop arsitektur dan bambu, international academic conferences, studi eksursi dan jelajah arsitektur di Jepang, dan kegiatan lain diluar arsitektur yang menunjang terjalinnya komunikasi dan interaksi internasional serta self-development bagi perwakilan mahasiswa ITERA.
Dengan mengikuti program UKSERP 2023 ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan reputasi Program Studi Arsitektur ITERA serta mahasiswa mampu berkolaborasi dan beradaptasi dengan sistem pendidikan serta program belajar lain diluar kebiasaan apa-apa yang mereka jalani di kampus Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu beradaptasi dan mengasah pola pikir, dapat melakukan perbandingan yang objektif dengan mengambil sisi baik dari pendidikan arsitektur yang ada di Jepang.





