Itera Kenalkan Arsitektur Sejak Dini: Edukasi Kreatif Bersama Anak TK Negeri 2 Bandar Lampung

Categories:Berita

andar Lampung, Juli 2025 — Institut Teknologi Sumatera (Itera) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan kreatif di masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pengenalan Dunia Arsitektur untuk Anak Usia Dini”. Kegiatan ini sukses digelar di TK Negeri 2 Bandar Lampung dengan melibatkan puluhan anak usia 4–6 tahun, para guru, serta mahasiswa pendamping.

Program ini diinisiasi oleh tim dosen Program Studi Arsitektur Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Itera yang diketuai oleh Guruh Kristiadi Kurniawan, S.T., M.T., bersama empat dosen anggota: Novita Hillary Christy Damanik, S.T., M.Ars., Nova Asriana MS, S.T., M.T., Stirena Rossy Tamariska, S.T., M.Ars., dan Galuh Fajarwati, S.T., M.Ars. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan tujuan mengenalkan dunia arsitektur melalui pendekatan interaktif, bermain sambil belajar.

Rangkaian Kegiatan: Dari Menggambar hingga Membangun Miniatur

Selama pelaksanaan, anak-anak diajak berkreasi melalui berbagai media edukasi visual dan praktis. Mereka bernyanyi, mengenal bentuk dasar, mewarnai bentuk bangunan, hingga membangun paper city mini dengan bahan-bahan sederhana seperti kardus dan kertas bekas. Metode ini terbukti efektif merangsang daya imajinasi, kemampuan motorik halus, serta kemampuan anak dalam berpikir spasial. Dalam suasana ceria, anak-anak pun semangat berperan menjadi “arsitek kecil” yang merancang ruang sesuai versi mereka.

Dukungan Penuh Pihak Sekolah dan Masyarakat

Kepala TK Negeri 2 Bandar Lampung menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, metode belajar seperti ini mampu memecah kebosanan pola belajar konvensional. “Kami senang anak-anak bisa mengenal sesuatu yang baru, bermain sambil belajar, sekaligus berani berkreasi. Semoga kedepan kegiatan ini bisa berkelanjutan,” tuturnya.

Program ini turut melibatkan mahasiswa Arsitektur Itera sebagai pendamping. Mahasiswa berperan aktif memandu anak-anak, membantu teknis kegiatan, mendokumentasikan proses, hingga membantu membuat laporan visual. Bagi mahasiswa, keterlibatan ini juga menjadi sarana praktik komunikasi, melatih kepekaan sosial, dan merasakan langsung tantangan menyampaikan materi teknis kepada anak-anak.

Hasil dan Harapan Ke Depan

Melalui kegiatan ini, Itera berharap anak-anak dapat mulai memahami pentingnya ruang yang tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kepedulian pada lingkungan binaan sejak dini. “Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di Lampung, sehingga semakin banyak anak yang mendapat kesempatan belajar arsitektur dengan cara yang menyenangkan,” pungkas Guruh.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Itera berkomitmen untuk terus berperan aktif menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan-kegiatan PKM seperti ini, Itera berupaya membangun generasi muda yang kreatif, peduli ruang, dan peka terhadap lingkungan sekitar.

No Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *